Tata Boga

Tata Boga atau yang dulu bernama Jasa Boga adalah salah satu kompetensi keahlian pada Bidang Keahlian Pariwisata sub Program Keahlian Kuliner dengan nomor kode 116 (sesuai dengan SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah No. 4678/D/Kep/MK/2016). Kompetensi ini ditempuh dalam tiga tahun masa belajar.

Kompetensi keahlian ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman. Kompetensi keahlian jasa boga menyiapkan peserta didik untuk bekerja pada bidang pekerjaan yang dikelola oleh badan atau instansi pariwisata, hotel, restoran, catering serta rumah sakit, serta menyiapkan peserta didik untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan.

Tujuan kompetensi keahlian Tata boga adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam hal-hal berikut :

  • Mengolah dan menyajikan makanan kontinental  yang terdiri dari makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutup.
  • Mengolah dan menyajikan makanan Indonesia dan oriental yang terdiri dari makanan pembuka, makanan pokok, lauk pauk dan makanan pokok.
  • Melayani makan dan minum baik di restoran maupun di ruang tamu, serta meja makan dan meja prasmanan.
  • Mengolah dan menyajikan aneka minuman non alkohol.
  • Mengorganisasi pelayanan makanan dan minuman di restoran.
  • Melakukan perencanaan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan.
  • Melakukan pengolahan makanan untuk kesempatan khusus.
  • Melakukan pengolahan usaha bidang boga.

Adapun beberapa mata pelajaran yang akan diperoleh peserta didik di bidang Tata Boga di antaranya: Keamanan Pangan (Sanitasi, Higienis, dan  Keselamatan Kerja), Pengetahuan Bahan Makan Makanan, Boga Dasar, Ilmu Gizi, Tata Hidang, Pengolahan dan Penyajian Makanan, Produk Cake dan Kue Indonesia, dan produk pastry dan bakery (berdasarkan KI KD SK Dirjen Dikdasmen No 330/D.D5/KEP/KR/ 2017)