istilah-baru-di-smk

Kenali istilah “baru” di SMK biar gak kudet.

Sebagai salah satu jenis jenjang pendidikan menengah atas, SMK terus mengalami dinamika perkembangan, baik dalam konsep maupun istilah yang digunakan di dalamnya. Penyesuaian dan perubahan tersebut seiring upaya mewujudkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. , telah mendorong banyak pihak melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan semangat yang dikandung dalam Inpres tersebut, yaitu meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan pada SMK agar benar-benar menghasilkan lulusan yang berkualitas seperti yang diharapkan.

Seiring dengan dinamika tersebut, berikut ini beberapa istilah/kata yang perlu diakrabi oleh warga SMK agar lebih up to date dan tepat.

Kompetensi Keahlian

Istilah ini memang sudah ada SK Dirjen 2014. Sayangnya masih banyak warga SMK yang menyebut “jurusan”. Padahal, pemaknaannya pun sudah jelas. Istilah “Kompetensi Keahlian” merujuk pada kemampuan/skill di bidang tertentu. Lah kalau jurusan? Adanya jurusan Joyoboyo – Lakar Santri, dsb.

Muatan Nasional dan Kewilayahan

Istilah tersebut sudah diberlakukan sejak 2016 melalui permendikbud 24/2016 menggantikan istilah Wajib A dan B untuk mata pelajaran selain Bidang/Program/Kompetensi Keahlian. Sayangnya, sebagian dari kita masih suka menyebut istilah yang kurang tepat itu. Bahkan, ada pula yang menyebut Normatif-Adaptif (istilah ini untuk kurikulum 2006). Muatan Nasional adalah label untuk mata pelajaran yang bersifat umum dan sama se-Indonesia misalnya PABP, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, Sejarah Indonesia, dan Bahasa Inggris. Muatan Kewilayahan adalah label untuk mata pelajaran umum yang pengembangannya berbasis potensi daerah/wilayah yakni Seni Budaya dan PJOR.

Nama Kompetensi Keahlian dan Mata Pelajaran

Seiring dengan terbitnya Perdirjen 06 & 07 tahun 2018, ada beberapa kompetensi keahlian dan mata pelajaran yang mengalami penyesuaian diantaranya:

  1. Sebutan untuk PTU adalah Teknik Pendinginan dan Tata Udara (TPTU)
  2. Sebutan untuk mapel agama adalah PABP (Pendidikan Agama & Budi Pekerti)
  3. Sebutan untuk mapel PKn adalah PPKn (Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan)
  4. Sebutan untuk mapel olahraga adalah PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Nama Ujian/Penilaian

Pasca terbitnya Permendikbud No 4 tentang Penilaian Hasil Belajar yang diperkuat dengan Panduan Penilaian Hasil Belajar SMK 2018, ada beberapa istilah penilaian/ujian yang harus dipahami perbedaannya, diantaranya Penilaian harian, Penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, ujian sekolah berstandar nasional, dan ujian sekolah

Sebenarnya masih banyak istilah baru di dunia SMK. Namun, setidaknya empat poin tersebut haruslah sudah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, utamanya ketika berinteraksi sesame warga SMK. Selamat belajar dan membiasakan diri. (Aluk, 28/11)